Sabtu, 06 Februari 2010

Mari Tenangkan Jiwa

Ketenangan jiwa itu tidak dapat diterka, walaupun kau melihat dengan mata kepalamu sendiri..
mereka tak punya apapun, namun bila Allah Swt telah memberikan ketenangan jiwa
maka sebesar apapun kesulitan yang mungkin akan kau hadapi, kau akan ikhlas.. pasrah apapun yang akan terjadi, karena kau yakin akan ada yang membantu.. karena kekuatan Allah Swt tak bisa terbendung bila Ia telah begitu menyayangi makhluknya..
ada sebuah hadist
"tidaklah dunia akan menjadi obsesi seseorang kecuali dunia akan sangat melekat dalam hatinya dalam empat keadaan : kefakiran yang tak kenal  kekayaan, keinginan yang tak putus-putus, kesibukan yang tak pernah habis, dan angan-angan yang tak ada ujungnya". (Umar Bin Khatab)

Oke lets My friend..awali hari dengan bersyukur. setiap hari anugerah dan nikmat-Nya selalu turun karena udara yang kita hirup pun merupakan suatu nikmat dan anugerah -kau tak pernah dipungut biaya kan untuk mendapatkannya, yah mungkin saja kalau kedua bodyguardmu,, ehm maksudku dua malaikat penjagamu itu.. matre (becanda ding)-

oke lets My friend.. mari ucapkan Istighfar..mohon ampun atas segala kesalahan dan syukur atas semua ampunan dan semua karunia-Nya yang tak pernah berhenti..
aku belum begitu mengerti tapi aku pernah membaca ..
sebuah firman Allah dalam surat Saba` ayat 39 yang artinya : "katakanlah: sesungguhnya Tuhanku melapangkan rizki bagi siapa yang dikehendakinya diantara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa-siapa yang dikehendaki-Nya). dan apa saja yang engkau infakkan, maka Allah dan apa saja yang kau infaqkan maka allah akan menggantinya dan Dia lah pemberi rizki yang sebaik-baiknya."
ya, memang aku belum mendengar bahwa seseorang yang bersedekah, berzakat, berderma dan semacamnya, akan jatuh miskin

yah.. that's like a cup.. Allah give u a cup for it (ibaratnya)

Allah seperti memberi gelas kepada kita, memberikan setiap tetesan rizki kedalamnya.
. as slowly.. until fill up
dan kau tau, tidak semua rizki itu sepenuhnya milik kita, karena disekitar kita masih banyak orang yang menderita.. ada rizki mereka di dalam rizki yang kita miliki

salah satu sahabatku pernah berkata ketika ia melihat ketika aku tengah bersedih, ia sungguh bijak dan berkata dengan kata-kata yang ingin saya coba  kerjakan "ketika bersedih, beramallah, beramallah sesedikit apapun asalkan kau ikhlas"
menurutku that's amazing.. aku membuktikannya, dan itu terbukti.. setidaknya.. my heart so calm down.. amarahnya mereda.. dan ada suatu kedamaian.. ketenangan.. dan kesedihan itu melebur perlahan-lahan
kenyataan hidup yang kita lihat di sekitar kita mungkin tak seindah ketika kita melihat sebuah sinetron atau sebuah FTV (yaiyalah). hanya pengalaman kita sendiri selama ini yang bisa benar-benar melihat kenyataan yang sesungguhnya.
logika beramal sholeh mungkin tidak sejalan dengan logika kemanusiaan dan keduniaan bahkan mungkin bertentangan.
ada sebuah hadits Rasulullah saw, "dua raka'at fajar lebih baik dari dunia dan seisinya".(HR Muslim dari Aisyah) atau hadits lain seperti "pergi di pagi hari di jalan Allah lebih baik dari dunia dan seisinya."(HR Bukhari dan Muslim dari Anas)
itulah logika ketaatan, pahala dan karunia Allah Swt. masalahnya, balasan yang Allah berikan bukan hanya balasan material dalam bentuk uang. tapi Allah akan menjamin hidupnya menjadi berkecukupan, dan ini tentu lebih baik.
mungkin tak ada yang abadi di dunia. maka orang yang mengerti, rezki bathin itu lebih membuat bahagia dan lebih kekal dari apapun yang sifatnya terlihat oleh mata.

yap point pentingnya.. beramallah.. sedikit atau banyak itu gamasalah.. yang penting ikhlas,(istigfarlah bila hatimu merasa bangga, karena itu artinya ria)

semoga ini menjadi awal bagi kita untuk bisa berbagi dengan orang lain..

0 komentar:

Posting Komentar

Give U'r Comment