Jumat, 08 Oktober 2010

Globalisasi di kelas dinamika pasar Agribisnis

Dinamika pasar adalah perubahan keadaan pasar. saat membayangkan kata "globalisasi" pikiran saya langsung deh ke internet, tapi menurut saya globalisasi adalah proses penyampaian sesuatu (apapun itu) tanpa dibatasi oleh batas wilayah atau negara. kelas responsi kali ini menurut saya sangat seru. kelompok lain ada yang berpendapat kalau globalisasi adalah perubahan suatu aspek yang terasa begitu menyeluruh di seluruh negara yang mengakibatkan adanya ketergantungan. ada juga yang berpendapat kalau globalisasi adalah proses alamiah yang mengakibatkan peningkatan sumberdaya dengan adanya peluang populasi yang meningkat sehingga timbulah globalisasi. globalisasi itu kaya wabah yang bersifat kontinyu, dia menular dari 1 titik ke titik lain melalu sebuah epidemi. epidemi dalam globalisasi adalah gagasan, ide, barang, jasa, kepercayaan, dan budaya, maka ada media untuk hal itu, media nya adalah komunikasi.
adanya kelangkaan membuat orang-orang di seluruh dunia membutuhkan informasi ketersediaan sumber daya lain, dengan adanya teknologi yang tinggi, munculah globalisasi.

globalisasi sangat banyak mempengaruhi  banyak aspek kehidupan yang salah satunya adalah aspek ekonomi dan konsumsi masyarakat (itu jelas banget). dalam ekonomi tertutup :
Y=C+I+G
di indonesia sangat sedikit sekali orang-orang yang mau melakukan investasi (I) dan juga presentasi untuk pengeluaran pemerintah (G), sedangakan pendapatan negara atau Y harus meningkat, maka satu-satunya cara adalah denagn meningkatkan konsumsi (C) . peningkatan populasi di Indonesia adalah peluang usaha untuk sebagian besar pebisnis dalam meningkatkan keuntungan. hal ini bagus karena beberapa pengusaha saling sikut menyikut untuk mempromosikan produknya, bahkan menjatuhkan produk lain. karena tujuan utama mereka adalah memaksimalkan keuntungan tanpa ada batasan seberapa besar sih keuntungan itu. dalam hal ini, sumber daya yang dipakai semakin langka karena kegiatan tersebut. maka inilah awal kemunculan green economy. trend green economy baru disadari oleh sebagian besar negara maju dan belum untuk negara berkembang.  limitasi terhadap C sudah tidak ada ketika trend consumerism sudah mendarah daging pada sebagian besar masyarakat di negara berkembang yang salah satunya adalah negara Indonesia.  hal ini bila dibiarkan akan mengakibatkan kelangkaan sumber daya. konsep green economy yang mengglobal memunculkan produk ramah lingkungan. atau salah satu solusi terbaik adalah keuntungan perusahaan harus sedapat mungkin digunakan untuk pelestarian alam, seperti hutan, perkebunan, tambak dan daerah lain yang terkena dampak dari  proses produksi tadi. maka sekali lagi globalisasi memainkan peranannya. konsumsi di seluruh dunia  bergeser menjadi lebih bijak untuk negara-negara maju yang tingkat pengetahuan dan teknologinya tinggi. itu inti dari kelas responsi DPA untuk pembahasan globalisasi.

tapi yang ada dalam pikiran saya saat itu adalah , betapa hebatnya Amerika yang mengglobalkan produk, barang, jasa maupun ideologi mereka ke indonesia melalui siaran televisi. kita bisa lihat dari ujung bagian negara manapun produk mereka ada dimana-mana, salah satunya adalah levis. pemakai levis dapat ditemui dari belahan dunia manapun termasuk indonesia. sampai salah satu kakak kelas saya ada yang mengadakan penelitian tentang efisiensi biaya pencucian celana jeans yang relatif lebih murah .saya tidak bisa membayangkan bila globalisasi tidak masuk ke indonesia, mungkin sebagian besar(atau seluruh) mahasiswa di kelas ini memakai baju daerah, dan imajinasi saya meracau lagi, aku sampe ketawa sendiri .  ngebayangin kalo yang dari padang pake baju adat padang, saya pake baju kebaya,,dan yang paling pengen saya liat,, yang  dari papua, gimana tuh kalo pake baju papua  lucu bangeet..  (tapi ribet) ini bukan hari kartini :DD

0 komentar:

Posting Komentar

Give U'r Comment